LIMA PULUH KOTA – Aksi pencurian komponen kendaraan menyasar fasilitas publik di Kabupaten Lima Puluh Kota. Sebuah catalytic converter milik mobil ambulans Masjid Jami’ Nurul Ikhlas, Jorong Sarilamak, raib digondol komplotan pencuri pada Sabtu (9/5/2026).
Peristiwa tersebut terungkap saat pengurus masjid, Budi Andri, hendak memanaskan mesin mobil Daihatsu Luxio milik masjid sekitar pukul 09.00 WIB. Budi merasa curiga karena suara mesin terdengar tidak wajar. Setelah diperiksa ke bagian kolong, ia mendapati komponen knalpot telah dipotong paksa oleh pelaku.
"Saat kendaraan dihidupkan, pelapor merasa suara mesin mobil berubah, tidak halus seperti biasanya. Setelah dicek ke kolong mobil, ternyata komponen knalpotnya sudah dipotong," ujar pihak kepolisian.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di area masjid, terlihat tiga orang tak dikenal melakukan aksi pencurian tersebut. Akibat kejadian ini, pihak pengurus masjid mengalami kerugian materil mencapai Rp12.700.000 dan telah melaporkan kasus ini ke Mapolres 50 Kota dengan nomor laporan LP/B/65/V/2026/SPKT.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres 50 Kota kini tengah melakukan penyelidikan intensif dengan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) serta menganalisis bukti rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku.
"Laporan sudah kami terima dan saat ini tim Satreskrim sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku," tegas pihak Polres 50 Kota, Senin (11/5).
Menanggapi maraknya modus pencurian komponen mobil, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan di area terbuka atau fasilitas umum. Warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan gerak-gerik mencurigakan di lingkungan sekitar maupun rumah ibadah.






