Semen Padang Kirim Sepablock: 500 Hunian Tetap untuk Korban Bencana Sumbar

Penulisan Ulang Berita:

Padang – Korban bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat segera memiliki harapan baru. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melepas pengiriman perdana Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) untuk pembangunan 500 unit hunian tetap (huntap), Jumat (20/2/2026).

Pembangunan huntap ini merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. "Kebutuhan hunian yang layak, aman, dan nyaman menjadi prioritas utama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang dan tanah longsor," ujar Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Padang, Chaidir Chua.

Fokus pembangunan huntap berada di dua wilayah terdampak parah, yaitu Kota Padang (340 unit di Air Dingin, Koto Tangah) dan Kabupaten Agam (160 unit). Pemilihan Sepablock didasarkan pada keunggulan teknis dan fungsionalnya, termasuk desain yang rapi, estetis, serta kemampuan meredam panas.

Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menambahkan bahwa Sepablock telah diuji coba dalam pembangunan 10 unit huntap di Kampung Talang melalui kolaborasi dengan Kadin Sumbar dan Kadin Indonesia.

PT Semen Padang juga menjajaki kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta BNPB untuk pembangunan huntap melalui anggaran APBN. "Kami siap memenuhi kebutuhan Sepablock untuk pembangunan 100 hingga 120 unit huntap per bulan," tegasnya.

Pelepasan pengiriman Sepablock ini menjadi bagian dari kunjungan kerja BUMN di Sumbar, yang juga mencakup peninjauan Pelabuhan Teluk Bayur serta peletakan batu pertama pembangunan huntap di Tanah Datar dan huntara di Malalo.