Bogor – Perjalanan kontingen Sumatera Barat dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO 2026 di JSI Resort Megamendung, Bogor, resmi berakhir pada Sabtu (24/4). Meski sempat tampil dominan sebagai juara grup, langkah atlet Ranah Minang harus terhenti setelah takluk di babak 16 besar.
Sumatera Barat sebenarnya mengawali turnamen dengan performa impresif. Pasangan M. Adiyat/Aidil membuka laga dengan kemenangan telak 2-0 atas Papua Barat. Tren positif berlanjut saat duet M. Adiyat/Filma Jon menumbangkan wakil Jawa Tengah dengan skor serupa, yang sekaligus mengunci status juara grup bagi tim Sumbar.
Namun, keberuntungan tidak berpihak pada babak 16 besar. Menghadapi Sumatera Selatan, pasangan M. Adiyat/Filma Jon harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah dua set langsung, 0-2. Hasil ini memastikan langkah Sumbar terhenti dan gagal membawa pulang trofi.
Ofisial tim Sumbar, Oktavirman Ramli, mengakui bahwa keterbatasan jumlah atlet menjadi kendala utama di lapangan. "Kami mengapresiasi daya juang atlet. Hasil ini sebenarnya sudah diprediksi karena Sumbar hanya mengirimkan satu tim, sementara daerah pesaing rata-rata menurunkan dua hingga tiga tim," ujar Oktavirman.
Menanggapi hasil tersebut, Ketua Pengprov ORADO Sumbar, Helmi Moesim AY, menyatakan akan melakukan evaluasi besar-besaran. Pihaknya berkomitmen meningkatkan kuantitas atlet, menambah jam terbang melalui berbagai turnamen, serta mengharapkan sinergi dari pemerintah daerah untuk pembinaan yang lebih terstruktur.
"Ini menjadi bahan evaluasi kami untuk memperkuat pembinaan. Dengan dukungan yang tepat, saya optimis prestasi Sumbar akan jauh lebih meningkat pada kejuaraan mendatang," tegas Helmi.




