PADANG – Sebanyak 387 jemaah haji kloter 04 Embarkasi Padang resmi diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Minangkabau, Senin (27/4/2026). Keberangkatan ini menandai tuntasnya pengiriman jemaah haji yang berasal sepenuhnya dari Provinsi Bengkulu melalui embarkasi tersebut.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengungkapkan bahwa hingga kloter 04, pihaknya telah memberangkatkan total 1.561 jemaah ke Tanah Suci.
"Secara akumulatif, sebanyak 1.561 jemaah sudah kita berangkatkan menuju Arab Saudi dengan rincian 647 laki-laki dan 914 perempuan. Untuk gelombang I ini dengan rute Padang-Madinah," ujar Rifki.
Rifki menjelaskan, kloter 04 menjadi kelompok terbang terakhir yang berisi jemaah asal Bengkulu secara penuh. Selanjutnya, jemaah dari provinsi tersebut akan bergabung dengan jemaah asal Sumatera Barat pada kloter 05.
Dalam operasional penerbangan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-3504 tersebut, terdapat enam kursi kosong dari total kapasitas 393 kursi. Rifki menyebutkan, kekosongan kursi terjadi karena beberapa jemaah batal berangkat akibat kendala kesehatan yang tidak laik terbang serta adanya jemaah yang memilih mengikuti diklat prajabatan PNS.
Proses keberangkatan kali ini juga menyoroti tingginya jumlah jemaah lanjut usia. Tercatat sebanyak 129 orang berusia di atas 65 tahun ikut dalam rombongan ini.
"Jemaah tertua berusia 88 tahun asal Rejang Lebong, sedangkan termuda berusia 17 tahun dari Kota Bengkulu," jelasnya.
Meski sempat dijadwalkan berangkat pukul 20.20 WIB, pesawat akhirnya lepas landas lebih awal pada pukul 19.46 WIB. Rifki memastikan seluruh rangkaian pelayanan, mulai dari asrama haji hingga proses di bandara, berjalan tertib dan lancar. Ke depan, pihak embarkasi berkomitmen terus mengoptimalkan pelayanan, khususnya bagi jemaah lansia dan kelompok rentan selama operasional haji 2026 berlangsung.




