UUS Bank Nagari Cetak Laba Solid 2025, Lampaui Industri Perbankan Daerah

Padang – Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari berhasil mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 15,43 persen sepanjang tahun buku 2025, menunjukkan kinerja yang solid di tengah tekanan ekonomi global dan perlambatan pertumbuhan nasional. Pertumbuhan bisnis syariah Bank Nagari ini bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan daerah, terutama dari sisi pembiayaan dan laba.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengungkapkan bahwa kinerja positif UUS mencerminkan konsistensi strategi penguatan perbankan syariah yang dijalankan perseroan. Strategi ini meliputi ekspansi pembiayaan, pengelolaan risiko yang cermat, serta peningkatan kualitas layanan.

"Di tengah dinamika ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, UUS Bank Nagari mampu tumbuh sehat dan berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa model bisnis syariah yang kami kembangkan semakin diterima oleh masyarakat," ujar Gusti, Jumat (6/2/2026).

Aset UUS Bank Nagari tercatat mencapai Rp6,49 triliun pada tahun 2025, tumbuh 6,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pembiayaan syariah yang agresif namun tetap terjaga kualitasnya. Total pembiayaan syariah mencapai Rp4,63 triliun, tumbuh 14,66 persen secara tahunan.

Gusti menjelaskan bahwa ekspansi pembiayaan difokuskan pada sektor-sektor produktif, terutama UMKM, perdagangan, dan pembiayaan berbasis komunitas yang sejalan dengan prinsip syariah. "Kami menjaga agar pertumbuhan pembiayaan tidak hanya tinggi secara nominal, tetapi juga berkualitas. Prinsip kehati-hatian tetap menjadi pijakan utama," tegasnya.

Dari sisi profitabilitas, UUS Bank Nagari mencatatkan laba sebesar Rp224,62 miliar pada 2025, meningkat 15,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini menjadi salah satu penopang penting bagi laba konsolidasi Bank Nagari yang secara keseluruhan mencapai Rp493,74 miliar.

Kontribusi UUS terhadap kinerja perseroan terus meningkat seiring dengan efisiensi operasional dan penguatan basis nasabah syariah di Sumatera Barat dan daerah lainnya. "UUS bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi pilar pertumbuhan Bank Nagari ke depan," imbuh Gusti.

Ke depan, Bank Nagari akan terus memperkuat ekosistem syariah, termasuk melalui digitalisasi layanan, pengembangan produk berbasis kebutuhan lokal, serta peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat. Dengan fondasi permodalan dan manajemen risiko yang kuat, Bank Nagari optimistis Unit Usaha Syariah akan tetap menjadi motor pertumbuhan yang resilien di tengah tantangan ekonomi yang masih berlanjut.