Dharmasraya – Akses transportasi masyarakat di Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, kini semakin terbuka setelah dua unit jembatan Aramco di Nagari Banai dan Nagari Lubuak Karak rampung dibangun. Infrastruktur yang dikerjakan melalui kolaborasi TNI AD dan pemerintah daerah ini siap menunjang mobilitas warga, mulai dari aktivitas pendidikan hingga distribusi hasil perkebunan.
Camat Sembilan Koto, Romi, memastikan pengerjaan jembatan tersebut telah mencapai 100 persen. Ia menyebut kehadiran infrastruktur ini menjadi solusi atas kendala akses yang selama ini menghambat ekonomi warga.
"Pemasangan dua unit jembatan Aramco oleh TNI di kecamatan kami telah selesai. Dengan demikian, segera dapat difungsikan untuk mendukung mobilisasi hasil perkebunan warga," ujar Romi, Minggu (26/4/2026).
Pembangunan jembatan ini merupakan realisasi usulan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, kepada TNI AD. Proyek ini melibatkan jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Korem 032/Wirabraja, dan Kodim 0310/SSD dengan menggunakan material baja metode multi-plate yang mampu menahan beban kendaraan berat.
Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pemerataan infrastruktur di daerah.
"Terima kasih kepada jajaran TNI AD yang telah merampungkan dua jembatan di Kecamatan Sembilan Koto. Ini akan sangat membantu anak-anak ke sekolah serta mendukung aktivitas menuju perkebunan warga," tutur Annisa.
Inisiatif pembangunan ini juga selaras dengan program nasional 300.000 jembatan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Selain di Kecamatan Sembilan Koto, percepatan konektivitas di Dharmasraya sebelumnya telah ditandai dengan peresmian jembatan gantung di Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melanjutkan kolaborasi serupa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang merata.





