Padang -, Kecelakaan tragis merenggut lima nyawa dan melukai empat lainnya di jalur lintas Padang Panjang-Bukittinggi, Senin (26/1/2026). Diduga rem blong menjadi penyebab utama truk trailer menghantam sejumlah kendaraan dan pejalan kaki.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, bermula saat truk trailer BK 9634 XA melaju dari arah Bukittinggi. "Saat melintasi jalan menurun, truk diduga mengalami rem blong hingga pengemudi kehilangan kendali," ujar Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot.
Truk trailer yang dikemudikan Bandes H.T. Sihaloho itu kemudian menghantam truk boks BA 8089 NU yang dikemudikan Zulfia. Benturan keras mendorong truk boks menabrak sepeda motor Honda Vario BA 6624 LAD yang dikendarai Yan Rahmad Fajri bersama Elfi Febrianti.
Laju truk boks baru terhenti setelah menabrak pangkalan ojek, seorang pejalan kaki bernama Dian Febri, dan dua motor yang terparkir. Truk tersebut akhirnya terbalik di sisi kiri jalan.
Meski telah menabrak truk boks, truk trailer terus meluncur dan kembali menghantam dua pejalan kaki, Jefrizal dan Alfizar, yang berada di sebuah warung. Kendaraan berat itu baru berhenti setelah menabrak warung milik Aris dan terbalik di pekarangan rumah.
Lima orang tewas di lokasi kejadian, termasuk sopir truk trailer Bandes H.T. Sihaloho, pengendara motor Yan Rahmad Fajri, serta pejalan kaki Dian Febri, Jefrizal, dan Alfizar. Empat korban luka, termasuk pengemudi truk boks dan penumpang motor, dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan parah pada lima kendaraan dan sejumlah bangunan warga, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta. Polisi telah mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.






