PERPAMSI Dorong PDAM Sumbar Perkuat Pengawasan dan Manajemen Risiko

Padang – Ketua PERPAMSI Sumatera Barat, Hendra Pebrizal, menekankan pentingnya penguatan tata kelola perusahaan daerah air minum melalui peningkatan kapabilitas Satuan Pengawasan Internal (SPI) dan manajemen risiko. Pernyataan ini disampaikan dalam Bimbingan Teknis yang berlangsung di Truntum Padang pada Senin (18/5/2026), dihadiri oleh seluruh jajaran PDAM se-Sumatera Barat.

Pelatihan yang digelar selama empat hari, dari 18 hingga 21 Mei 2026, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal di perusahaan daerah air minum. Hendra menyebut penguatan SPI sebagai langkah strategis untuk mewujudkan PDAM yang sehat, transparan, dan mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Dari 16 PDAM di Sumatera Barat, 11 sudah berstatus sehat, sementara lima lainnya masih memerlukan pembenahan dan penguatan manajemen. Hendra menyatakan, “Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan kapasitas dan kinerja perusahaan. Jika perusahaan sehat, pelayanan kepada pelanggan juga akan semakin baik.”

Suasana pelatihan berlangsung serius namun penuh antusiasme. Peserta yang terdiri dari kepala SPI, direktur, dan staf teknis aktif mengikuti materi terkait tata kelola perusahaan, penguatan pengawasan internal, serta mitigasi risiko pengelolaan BUMD air minum. Narasumber utama dari BPKP Sumatera Barat hadir memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem pengawasan yang efektif dan akuntabel.

Sebanyak 35 peserta dari 16 PDAM mengikuti pelatihan ini dengan harapan dapat membawa perubahan positif di perusahaan masing-masing. Hendra menilai tantangan pengelolaan PDAM ke depan tidak hanya berkaitan dengan distribusi air bersih, tetapi juga tata kelola, efisiensi, dan kemampuan menjaga kepercayaan publik.

Pelayanan air minum merupakan kebutuhan dasar yang harus dijaga kualitas dan kontinuitasnya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam mendukung kemajuan perusahaan. Hendra menambahkan, “Harapan kami, seluruh PDAM di Sumatera Barat bisa sehat. Jika perusahaan sehat, masyarakat akan langsung merasakan manfaatnya melalui pelayanan yang lebih optimal.”

Selain penguatan SPI, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi antar-PDAM untuk berbagi pengalaman terkait tantangan operasional, mulai dari distribusi, kebocoran jaringan, hingga strategi peningkatan pendapatan perusahaan.

Komentar