Padang – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo terjun langsung meninjau dampak banjir di Bendungan Koto Tuo, Padang, Kamis (29/1/2026), dan memastikan percepatan normalisasi sungai. Langkah ini diambil untuk mencegah dampak lanjutan bagi masyarakat.
"Normalisasinya kita percepat," tegas Dody Hanggodo saat meninjau lokasi. Ia menginstruksikan Kepala Balai untuk menerapkan sistem kerja 24 jam jika diperlukan, demi mempercepat penyelesaian.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan kesiapan Pemko Padang mendukung penuh upaya pemerintah pusat. "Kami mengapresiasi perhatian dan langkah cepat dari Bapak Menteri PUPR," ujarnya. Fadly berharap pemulihan berjalan cepat agar aktivitas masyarakat kembali normal.
Selain percepatan teknis, Menteri PUPR menekankan pentingnya melibatkan masyarakat terdampak melalui program padat karya. "Saya minta Kepala Balai memikirkan bagaimana supaya ada program padat karya di sini," kata Dody Hanggodo. Tujuannya agar mata pencaharian warga tidak terhenti akibat bencana.
Dody Hanggodo menambahkan, pemberdayaan masyarakat terdampak adalah arahan langsung Presiden. "Arahan Pak Presiden jelas, masyarakat yang terdampak itu wajib diberdayakan," tegasnya. Pemerintah berupaya cepat mengatasi dampak buruk kerusakan dan membuka kesempatan partisipasi masyarakat dalam pekerjaan.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Naryo Widodo, serta pejabat terkait lainnya.






