Padang – Suasana persiapan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah semakin terasa di Kota Padang. Pasar Raya Padang, khususnya Fase VII, menjadi pusat perhatian dengan ribuan pengunjung yang memadati area tersebut pada Rabu (18/3/2026). Antusiasme masyarakat berbelanja kebutuhan Lebaran memicu kemacetan di sejumlah titik akses masuk pasar.
"Saya merasa lega melihat kondisi pasar yang sekarang lebih teratur. Selain nyaman untuk belanja kebutuhan lebaran anak, di sini kita juga masih bisa menawar harga dan mendapatkan diskon yang lumayan murah untuk baju baru," ujar Wati, seorang pengunjung yang datang bersama anaknya, mengungkapkan kepuasannya terhadap penataan pasar yang lebih baik.
Kenyamanan dan penataan pasar yang semakin baik menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Pemerintah dinilai berhasil menciptakan suasana belanja yang lebih tertib dan menyenangkan.
Budiman, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), juga mengapresiasi kemajuan pembangunan di Fase VII. "Parkiran sepeda motor cukup padat namun tetap tertata dengan baik. Ini kemajuan yang bagus untuk kenyamanan pengunjung yang ingin berbelanja di tengah masa libur menjelang lebaran ini," katanya.
Kepadatan pengunjung juga terlihat di toko sepatu dan pakaian anak. Buk Darsinah, yang sedang menemani cucunya berbelanja, berharap Pasar Raya Padang terus berbenah. "Kedepannya, saya berharap Pasar Raya Padang benar-benar menjadi pasar rakyat yang mampu menyediakan kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang lebih baik dan lingkungan yang semakin nyaman," harapnya.
Meskipun kemacetan terjadi di area luar pasar, penataan di dalam kawasan Pasar Raya Padang Fase VII memberikan angin segar bagi pedagang dan pembeli. Kondisi ini mencerminkan geliat ekonomi kerakyatan di Kota Bingkuang menjelang Hari Raya Idulfitri.






