Padang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan kesiapan penuh menyambut lonjakan penumpang pada Angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 616 perjalanan kereta api lokal disiapkan untuk melayani masyarakat selama periode mudik dan balik, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Kepala Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan, menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. "Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan kesiapan yang matang serta sinergi seluruh jajaran, kami bertekad menghadirkan pengalaman perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan," ujarnya saat memimpin apel gelar pasukan di Stasiun Padang, Jumat (13/3/2026).
Untuk memastikan kelancaran operasional, KAI telah melakukan serangkaian persiapan, termasuk pemeriksaan standar pelayanan minimum, inspeksi keselamatan, dan pembentukan posko terpadu. Inspeksi jalur juga dilakukan menggunakan kereta inspeksi (drasin) untuk memastikan kondisi prasarana aman dilalui.
KAI Divre II Sumbar mengoperasikan beberapa rute utama, yaitu 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres (Paulima-Naras PP), 12 perjalanan KA Minangkabau Ekspres (Pulau Aie-Bandara Internasional Minangkabau PP), dan 6 perjalanan KA Lembah Anai (Padang-Kayu Tanam PP).
Total, KAI Divre II Sumbar menyediakan 171.424 tempat duduk selama periode Angkutan Lebaran, meningkat 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini dipengaruhi oleh perubahan pola operasi layanan kereta api relasi Kayu Tanam yang kini melayani rute Kayu Tanam-Padang.
Dari sisi sarana, KAI Divre II Sumbar menyiapkan 13 lokomotif, 26 kereta, dua kereta penolong, serta tiga trainset KRD. Alat material untuk siaga juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan seperti longsor dan banjir.
Selain itu, KAI meningkatkan pelayanan dengan menjaga kebersihan fasilitas stasiun dan kereta, serta menyiapkan pembagian takjil bagi penumpang pada momen tertentu.
KAI mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI dan datang lebih awal ke stasiun. Pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan mulai tujuh hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi, sedangkan pembelian langsung di stasiun tersedia mulai tiga jam sebelum keberangkatan selama tiket masih tersedia.






