Banjir Padang Panjang, Kemensos Salurkan Jadup untuk 93 Penyintas
Penulisan Ulang Berita:
Padang Panjang – Kementerian Sosial (Kemensos) RI bergerak cepat menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) kepada korban banjir bandang di Kota Padang Panjang. Sebanyak 93 penyintas menerima bantuan tersebut pada Sabtu (14/2/2026), sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap warga terdampak bencana.
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menerima secara simbolis bantuan tersebut dari Penyuluh Sosial Ahli Madya Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos RI, Siti Farida, di Aula Dinas Sosial PPKBPPPA. Allex menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Kemensos RI. "Bantuan ini sangat berarti bagi penyintas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya. Ia juga mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok keluarga.
Siti Farida menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan tahap awal dari total tiga bulan penyaluran. "Sesuai data BPS hari ini, kami menyerahkan kepada 24 KK. Untuk 10 KK lainnya jangan berkecil hati karena kami masih menunggu pembaruan data dari BPS dan ke depan akan kami salurkan kembali," jelasnya.
Setiap penyintas menerima bantuan tunai sebesar Rp15 ribu per hari, atau Rp450 ribu per bulan. Bantuan tahap pertama ini disalurkan untuk satu bulan, sementara dua bulan berikutnya akan diserahkan setelah data final dari BPS.
Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Winarno, menambahkan bahwa 93 jiwa penerima bantuan tahap pertama akan kembali menerima jumlah yang sama untuk dua bulan berikutnya. "Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan ke depan bantuan lainnya juga dapat terus disalurkan kepada para penyintas," harapnya.
Acara penyerahan bantuan turut dihadiri oleh perwakilan camat, lurah, Bank Mandiri, BPS, dan undangan lainnya.






