Payakumbuh – Partai Golkar Kota Payakumbuh tancap gas menuju Pemilu 2029 dengan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI, Kamis (22/1/2026). Konsolidasi menjadi kunci, dengan harapan mengulang sukses di pesta demokrasi mendatang.
Musda yang dihelat di salah satu hotel di kawasan Nan Kodok ini, dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Barat Khairunnas, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, Wakil Wali Kota Elzadaswarman, dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Nella Abdika Zamri.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Payakumbuh, Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, dalam sambutannya mengungkapkan, penundaan Musda dari jadwal semula Desember 2025 disebabkan oleh bencana alam yang melanda Sumatera Barat dan dua provinsi lain di Sumatera.
"Tentunya saya mengajak kita semua, termasuk para pengurus DPC dan PAC yang sebelumnya ikut memenangkan saya, mari kita tingkatkan kembali semangat konsolidasi," ajak Yendri Bodra, disambut tepuk tangan peserta.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas kontribusi Golkar dalam menjaga stabilitas daerah. "Saya ucapkan selamat melaksanakan Musda kepada seluruh pengurus dan kader partai Golkar. Semoga sukses dan lancar, hingga terpilih pengurus yang amanah," ujarnya.
Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Barat, Khairunnas, menekankan pentingnya Musda sebagai momentum evaluasi dan penyusunan strategi partai. Ia juga mendorong kader Golkar untuk memiliki ambisi politik, minimal menjadi anggota DPRD. "Saya mendorong para kader Golkar memiliki semangat dan ambisi politik, minimal untuk menjadi anggota DPRD, demi memperkuat posisi Golkar di Sumatera Barat," tegasnya.
Informasi yang dihimpun, pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Payakumbuh dalam Musda XI ini akan dilakukan secara aklamasi. Yendri Bodra Dt. Parmato Alam disebut-sebut akan kembali ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Kota Payakumbuh berdasarkan surat diskresi dari DPP Partai Golkar.






