Dua Jembatan Dharmasraya Hancur Akibat Banjir Segera Bangkit Kembali

Dharmasraya – Kabar gembira bagi warga Dharmasraya! Pemerintah pusat akan segera membangun kembali dua jembatan yang hancur akibat banjir. Langkah ini merupakan bagian dari program ambisius Presiden Prabowo untuk membangun 300 ribu jembatan di seluruh Indonesia, demi meningkatkan keselamatan warga dan mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak.

Jembatan pertama yang akan dibangun adalah jembatan gantung di Ampang Kuranji, tepatnya di Lubuk Botung, yang melintasi Batang Siek. Jembatan ini sangat vital bagi warga sebagai akses utama menuju perkebunan dan jalur pengangkutan hasil pertanian. "Alhamdulillah, perjuangan kita berhasil dan pemerintah pusat merespons cepat," ujar Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, Rabu (21/1/2026), mengungkapkan rasa syukurnya atas respons cepat pemerintah pusat.

Jembatan kedua yang akan dibangun berlokasi di Sungai Batang Lago, Nagari Banai, dengan konstruksi Aramco. Jembatan ini menghubungkan antar jorong dan menjadi jalur penting bagi anak-anak menuju sekolah. Pembangunannya kembali akan mempersingkat waktu tempuh dan meningkatkan keselamatan, terutama saat musim hujan dan arus sungai tinggi.

Bupati Annisa juga menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0310/SSD atas sinergi dan dukungan penuh dalam proses pengajuan pembangunan kedua jembatan ini. "Terima kasih atas kerja sama dan respon cepat Bapak Dandim dan jajaran sehingga jembatan untuk akses ekonomi warga dan kebutuhan anak sekolah dapat diwujudkan," tambahnya.

Dandim 0310/SSD Letkol CZI Joko Stradona menjelaskan bahwa pengajuan pembangunan jembatan ini disampaikan oleh Pemkab Dharmasraya melalui Kodim 0310/SSD. "Alhamdulillah, sinergi yang baik antara Pemkab Dharmasraya dengan Kodim 0310, dari 11 proposal dua akhirnya berhasil dikabulkan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa jembatan ini sangat penting bagi aktivitas ekonomi warga dan keselamatan anak-anak menuju sekolah, serta merupakan perwujudan program Asta Cita Presiden Prabowo.