Agam – Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban bencana di Sumatera Barat. Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, MHD Lutfi, menegaskan target penyelesaian sebelum Ramadan, usai mengikuti Rapat Koordinasi dengan BNPB.
Sekretaris Utama BNPB, Rustian, dalam rapat daring tersebut, menekankan pentingnya pelayanan maksimal bagi masyarakat terdampak. "Semoga masyarakat terdampak dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan tetap optimis," ujarnya, seraya mengapresiasi kerja sama seluruh daerah di Sumatera Barat.
BNPB menargetkan Huntara selesai 15 Februari 2026, lima hari sebelum Ramadan, dan DTH terealisasi pada minggu pertama Februari. Rustian juga memastikan pengawasan ketat agar masyarakat ditempatkan secara layak.
Lutfi melaporkan, pembangunan 358 unit Huntara di Agam tersebar di empat kecamatan. Di Palembayan, 117 unit telah diresmikan, sisanya masih dibangun. Kecamatan lain seperti IV Koto, Malalak, dan Tanjung Raya juga terus berprogres. "Kami menargetkan seluruh pembangunan Huntara di Kabupaten Agam dapat diselesaikan sebelum memasuki bulan suci Ramadan," tegas Lutfi.
Terkait DTH, dari 612 KK yang ditetapkan, 374 KK dinyatakan berhak menerima, dan 297 KK telah menerima. Pemkab Agam terus memverifikasi data penerima tahap kedua.
Rustian menyampaikan terima kasih atas pelayanan terbaik kepada korban bencana, berharap upaya ini mengurangi luka dan dampak bencana. Rakor ini bertepatan dengan HUT ke-18 BNPB. Lutfi mengucapkan selamat ulang tahun kepada BNPB, berharap semakin berjaya membantu masyarakat.






