Padang – Blue Ocean Minangkabau Run (BOM Run) 2026 dipastikan akan mengguncang Kota Padang pada Agustus 2026. Perhelatan akbar ini, digagas oleh Pengurus Besar Ikatan Alumni SMAN 3 Padang (PB Ikasmantri Padang), bertepatan dengan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Ajang ini bukan sekadar lomba lari, tetapi juga motor penggerak sport tourism dan ekonomi kerakyatan.
Ketua Harian PB Ikasmantri Padang, Yulviadi Adek, menyampaikan kepastian ini dalam jumpa pers di Padang, Kamis (5/2/2026). "Respons positif dari komunitas lari, baik dari Sumbar maupun luar daerah, memacu kami untuk segera bergerak," ujarnya.
Untuk memantapkan persiapan, PB Ikasmantri Padang menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 001/SK-BR/II/2026 tentang Penetapan Panitia Pelaksana Inti BOM Run 2026. Revdi Iwan Syahputra (Ikasmantri 1994) didapuk sebagai Ketua Pelaksana, didampingi Sri Hayati sebagai Wakil Ketua, Zulhendri Togo sebagai Sekretaris, dan nama-nama lainnya yang kompeten di bidangnya.
Revdi Iwan Syahputra menegaskan, SK ini menjadi titik awal kerja terukur dan terencana. "Kami tidak ingin bekerja sporadis. Semua gerak pelaksanaan harus jelas, terukur, dan terkoordinasi," tegasnya.
Panitia telah menyiapkan serangkaian kegiatan pemanasan bertajuk "Road to BOM Run 2026". Rangkaian acara ini akan diisi dengan fun run, community run, hingga kampanye sport tourism dan UMKM. Salah satu agenda awal akan digelar pada Minggu, 8 Februari 2026.
"Pendekatan bertahap ini penting untuk menjaga antusiasme publik dan memastikan BOM Run 2026 hadir sebagai event yang matang dan berdampak luas," jelas Revdi.
PB Ikasmantri Padang menargetkan BOM Run 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan efek ekonomi nyata. Peningkatan kunjungan wisata, perputaran usaha kuliner, hotel, transportasi, serta penguatan UMKM lokal menjadi fokus utama.






