Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kota Padang dan sekitarnya pada Senin (13/4/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat serta angin kencang diprediksi mengguyur seluruh kecamatan di Kota Padang mulai pukul 18.10 hingga 20.00 WIB.
Potensi cuaca buruk ini tidak hanya terkonsentrasi di Kota Padang, tetapi juga berpeluang meluas ke sejumlah wilayah kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat. BMKG terus memantau perkembangan dinamika atmosfer untuk memastikan akurasi informasi bagi masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana yang menyertai cuaca ekstrem.
"Masyarakat diminta waspada terhadap potensi dampak seperti genangan air, pohon tumbang, hingga angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan," ujar Hendri.
Ia mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, menghindari berteduh di bawah pohon saat angin kencang, serta mengamankan barang-barang yang berisiko tertiup angin. Selain itu, warga yang tinggal di daerah rawan banjir diminta untuk lebih siaga memantau perkembangan situasi di lingkungan masing-masing.
BPBD Kota Padang menegaskan kesiapannya dalam melakukan penanganan cepat jika terjadi kondisi darurat. Masyarakat diimbau untuk segera melapor melalui kanal resmi jika terdampak cuaca ekstrem.
Laporan kebencanaan dapat disampaikan melalui Call Center 112 (bebas pulsa), Pusdalops-PB BPBD Kota Padang di nomor (0751) 778775, atau melalui pesan WhatsApp di 085891522181. Warga juga diminta untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD guna mendapatkan pembaruan kondisi cuaca terkini.




