Wali Kota Padang Lepas 312 Mahasiswa Jadi Verifikator Padang Rancak Award

Padang – Pemerintah Kota Padang resmi menerjunkan 312 mahasiswa Universitas Ekasakti-Akademi Akuntansi Indonesia (UNES-AAI) sebagai tim verifikator lapangan untuk ajang Padang Rancak Award 2026. Para mahasiswa ini akan bertugas melakukan penilaian kebersihan di 104 kelurahan hingga 5 Mei mendatang.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, melepas langsung para mahasiswa tersebut di Halaman Rektorat UNES, Rabu (22/4/2026). Ia menekankan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan wujud nyata dari program "Kampus Berdampak" yang digagas Kemendikti Saintek.

"Peran perguruan tinggi saat ini harus mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Generasi muda dituntut untuk berkontribusi nyata di tengah perubahan zaman," ujar Fadly.

Menurut Fadly, Padang Rancak Award bukan sekadar ajang lomba kebersihan tingkat RT, RW, hingga Bank Sampah, melainkan strategi pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Rapi, dan Indah (ASRI). Ia menargetkan kolaborasi ini mampu mendongkrak posisi Padang sebagai kota terbersih nomor satu di Indonesia, setelah sebelumnya berada di peringkat delapan nasional.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UNES, Sufyarma Marsidin, memastikan seluruh mahasiswa telah dibekali kesiapan untuk menjalankan tugas verifikasi di lapangan. Pihaknya berharap para mahasiswa tidak hanya sekadar menilai, tetapi juga mampu mengedukasi masyarakat.

"Kami berharap mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berperan aktif memotivasi masyarakat membangun budaya bersih. Mahasiswa juga diharapkan mampu menanamkan nilai bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman," tegas Sufyarma.

Ajang Padang Rancak Award 2026 sendiri telah memasuki masa penilaian sejak 1 April dan dijadwalkan akan mengumumkan para pemenang pada 6 Mei 2026.