Padang – Cerdas dan santun serta tidak membatasi diri berkomunikasi tentang hal-hal yang positif, itulah Cawako Padang Fadly Amran.

Fadly Amran memiliki pola kepemimpinan yang akomodatif dan terkenal sebagai sosok anak muda ini, terbukti sukses sebagai Walikota Padang Panjang dan sukses menjadi Ketua DPW Partai NasDem.

Bakal calon (Balon) Wali Kota Padang, Fadly Amran, Senin siang kemarin tertangkap media tengah bertemu dengan tokoh masyarakat Pauh dan Limau Manih di Suasso Restaurant & Cafe.

Pada kesempatan itu, Fadly Amran meminta izin untuk maju menjadi Calon Walikota pada Pilkada Padang. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua KAN Limau Manih Sulkifli, Ketua Bundo Kanduang Limau Manih Nurbaini, Ketua Forum Perwakilan Anak Nagari Limau Manih Eka Putra Kurniadi, Ketua Majelis Taklim Kec. Pauh Betti Nora, dan Koordinator Penggerak Kegiatan Tokoh Masyarakat Wardas Tanjung.

Fadly menyampaikan rasa syukurnya bisa bertemu dan berdialog dengan berbagai tokoh masyarakat Pauh dan Limau Manih. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam membangun Kota Padang ke depan.

“Alhamdulillah, tadi kami bercengkrama dan makan malam bersama. Saya sempat memperkenalkan diri dan menyampaikan beberapa ikhtiar untuk Kota Padang ke depan kepada semua tokoh-tokoh Ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo kanduang, serta anak-anak muda. Banyak harapan-harapan yang disampaikan,” ujar Fadly.

Fadly menyoroti pentingnya membangkitkan kembali adat-istiadat, meningkatkan fasilitas, dan memperbaiki tata kelola pemerintahan untuk kemajuan Kota Padang dalam lima tahun ke depan. Ia juga menekankan bahwa reformasi birokrasi harus benar-benar dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

“Bagi kami, bagaimana reformasi birokrasi bisa dilakukan sehingga manfaat seluas-luasnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Kita perlu mengedepankan potensi SDM yang kita punya. Tidak mungkin seorang wali kota bekerja sendirian seperti superman,” jelas Fadly.

Selain itu, Fadly juga membahas pentingnya pembuatan Perda Nagari Dalam Kota dan Tata Kelola penerimaan Pajak untuk efektifnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Insya Allah saya berjanji akan memberikan insentif kepada pengusaha agar mereka tertarik berkontribusi terhadap pajak, serta memastikan transparansi dalam pengelolaannya,” ujar Fadly yang pernah dinobatkan sebagai Tokoh Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Sumbar periode 2019-2023.

“Bagaimana pembuatan Perda Nagari dalam Kota, tata kelola penerimaan pajak sehingga PAD meningkat. Memberikan reward kepada pengusaha sehingga mereka tertarik berkontribusi terhadap pajak, ada transparansi dalam pengelolaan pajak,” tambah Fadly.

Fadly juga menyoroti pentingnya organisasi kepemudaan dalam mencapai target dan pencapaian program-program. Ia berharap pemuda dapat berkelompok dalam organisasi kepemudaan sehingga dapat menakar target dan pencapaian dari program-program yang dicanangkan.

“Saya lahir dari organisasi, meminta mereka berkelompok dalam organisasi kepemudaan sehingga bisa menakar target dan pencapaian dari program-program kita, meski program-program dalam solah formal menjadi prioritas,” tutup Fadly

Bagikan: