Petugas Kloter 07 Embarkasi Padang Kawal Jemaah Lansia Beribadah di Makkah

Makkah – Petugas Kelompok Terbang (Kloter) 07 Embarkasi Padang memberikan pendampingan intensif bagi jemaah lanjut usia dan disabilitas setibanya di Makkah Al-Mukarramah. Sebanyak 24 jemaah pengguna kursi roda difasilitasi secara khusus untuk menunaikan umrah wajib di Masjidil Haram pada Minggu (10/5).

Pembimbing Ibadah Kloter PDG 07, Irfan Junaidi, mengungkapkan bahwa layanan ini dimulai dari Hotel Al-Hidayah Tower Aziziyah menuju terminal Jabal Qabah. Untuk menjamin keamanan, pihaknya memastikan seluruh tenaga pendorong kursi roda merupakan petugas resmi yang disiapkan Pemerintah Arab Saudi.

"Kami pastikan seluruh tenaga pendorong berasal dari petugas resmi Arab Saudi. Ini penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan jemaah haji Indonesia," ujar Irfan, Senin (11/5).

Fokus pelayanan ini menjadi prioritas utama mengingat tingginya jumlah jemaah lansia dalam kloter tersebut. Berdasarkan data, dari total 384 jemaah asal Bukittinggi dan Pariaman, sebanyak 181 orang berusia di atas 60 tahun. Selain itu, terdapat 28 jemaah yang memerlukan alat bantu jalan.

Ketua Kloter PDG 07, Misra Elfi, menambahkan bahwa pengawasan kesehatan diperketat karena banyak jemaah memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, hingga gangguan jantung. Sebanyak 94 jemaah bahkan tercatat masuk dalam kategori risiko tinggi berat.

"Karena dominasi jemaah lansia cukup tinggi, pelayanan dan pengawasan kesehatan terus kami perketat," kata Misra.

Hingga saat ini, petugas terus memantau kondisi kesehatan jemaah secara berkala. Salah satu jemaah, Yusmanidar Idris, dilaporkan masih menjalani perawatan medis. Sebelumnya, kloter ini juga kehilangan satu jemaah asal Bukittinggi, Yunilis Muin, yang wafat di Madinah pada 2 Mei 2026.

Menghadapi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi, petugas mengimbau seluruh jemaah untuk tetap menjaga stamina, mengatur jadwal ibadah dengan bijak, serta tidak memaksakan diri menjelang puncak ibadah haji.