Padang – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang (UNP) atas kontribusinya dalam memajukan pendidikan, khususnya di bidang kesehatan.
Apresiasi ini disampaikan saat Menkes memberikan kuliah umum pada Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNP, Senin (11/8).
Menkes menilai, kehadiran fakultas kedokteran di UNP akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang kesehatan.
“Fakultas Kedokteran UNP ini adalah Fakultas Kedokteran masa depan yang bisa menciptakan dokter-dokter hebat, berpikiran terbuka dan tak kalah dengan yang lain,” ujar Budi.
Budi menambahkan, kedokteran masa depan akan menghadapi tantangan besar seiring perkembangan teknologi, terutama bioteknologi.
Ia juga menyebut, keberadaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Hewan di UNP memungkinkan adanya kolaborasi keilmuan untuk mencari penyebab masalah kesehatan akibat pandemi.
“Hampir semua pandemi itu terjadi karena adanya loncatan dari hewan ke manusia,” jelasnya.
Dalam orasinya, Menkes juga menyampaikan tentang enam transformasi kesehatan yang akan dilakukan di Indonesia. Transformasi itu meliputi layanan primer, rumah sakit, obat-obatan dan farmasi, pembiayaan kesehatan, SDM, dan teknologi kesehatan.
Menkes menekankan, Universal Health Coverage (UHC) bukan hanya soal kepemilikan kartu BPJS Kesehatan. Namun juga kemudahan akses dan keterjangkauan fasilitas kesehatan.
“Jika masih sulit diakses, meski kartunya sudah terisi penuh, maka itu dinyatakan belum lah memenuhi apa yang disebut UHC,” tegasnya.
Rektor UNP, Krismadinata, menyatakan siap mendukung transformasi kesehatan melalui Fakultas Kedokteran.
UNP berencana membangun Fakultas Kedokteran Gigi, Kebidanan, Farmasi, dan Fisioterapi, serta Rumah Sakit Pendidikan di Bukittinggi.
“Insya Allah, kami akan membangun rumah sakit pendidikan. Sekarang sedang menunggu izin dari Bapenas,” kata Krismadinata.
Saat ini, UNP memiliki 10 kampus di tujuh kabupaten/kota di Sumatra Barat dengan 154 program studi dan dua sekolah, serta 55.571 mahasiswa.







Komentar