AGAM – Bencana tanah longsor menerjang Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landie, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, pada Selasa (5/5/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB tersebut menimbun tiga rumah warga dan menyebabkan tujuh orang terjebak di bawah material longsor.
Tim gabungan yang melakukan pencarian berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 03.45 WIB. Korban diketahui bernama Awal (50). Hingga saat ini, proses evakuasi terhadap korban lainnya masih terus diupayakan.
Selain menimbun rumah, material berupa tanah dan bebatuan juga menutup akses jalan utama yang menghubungkan Bukittinggi dan Lubuk Basung. Kondisi ini sempat melumpuhkan mobilitas warga serta menghambat jalannya proses evakuasi di lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, mengungkapkan bahwa kawasan tersebut memang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana longsor. Menurutnya, terdapat banyak titik berisiko di sepanjang jalur tersebut, bahkan ditemukan bekas longsoran lama di sekitar lokasi.
Proses pencarian korban saat ini berlangsung dengan tantangan cuaca, di mana hujan masih mengguyur lokasi meski dengan intensitas yang mulai berkurang. Kondisi tersebut memaksa tim evakuasi untuk bekerja dengan ekstra hati-hati demi keselamatan bersama.
"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan longsor, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan," tegas Rahmad.




