Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kini mengoptimalkan transformasi digital untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan efisien bagi masyarakat. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penguatan Rail Ticketing System (RTS), pengembangan layanan tiket digital, serta penerapan sistem operasional tanpa kertas (paperless).
Digitalisasi ini dirancang untuk memangkas hambatan birokrasi, mulai dari pemesanan tiket hingga proses boarding di stasiun. Dengan sistem yang terintegrasi, penumpang tidak lagi bergantung pada dokumen fisik, melainkan cukup memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk mengakses jadwal, ketersediaan kursi, hingga riwayat perjalanan secara real-time.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan komitmen perusahaan dalam menjawab ekspektasi publik terhadap transportasi yang modern dan adaptif.
"Digitalisasi layanan yang terus kami kembangkan bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam setiap tahapan perjalanan. Mulai dari pembelian tiket, akses informasi perjalanan, hingga proses boarding, seluruhnya dirancang agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang lebih seamless, aman, dan nyaman," ujar Reza.
Peralihan ke sistem digital ini juga terbukti efektif menekan antrean di stasiun dan meningkatkan akurasi transaksi. Selain aspek kenyamanan, penerapan sistem paperless menjadi langkah nyata perusahaan dalam mendukung efisiensi operasional sekaligus menjalankan prinsip keberlanjutan yang lebih ramah lingkungan.
Reza menambahkan, pihaknya optimistis bahwa integrasi layanan digital yang terus diperkuat akan menciptakan ekosistem transportasi yang semakin lancar. Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk menjadikan aplikasi Access by KAI sebagai kanal utama dalam merencanakan perjalanan kereta api guna mendapatkan akses informasi yang lebih cepat dan akurat.






