Padang – Pengurus Provinsi (Pengprov) Kabaddi Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar yang akan digelar pada Oktober 2026. Persiapan intensif ini meliputi pemetaan kekuatan atlet dari berbagai daerah serta peningkatan kualitas perangkat pertandingan.
Ketua Pengprov Kabaddi Sumbar, Liswendi Kamar, menyatakan antusiasme tinggi dari berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam ajang ini. "Saat ini, 13 daerah sudah menyatakan kesiapan untuk ambil bagian," ujarnya dalam rapat internal di Padang, Kamis (29/1). Liswendi menambahkan, tiga daerah lainnya, yaitu Kabupaten Dharmasraya, Pasaman Barat, dan Kabupaten Solok, masih menunggu rekomendasi dari KONI setempat.
Meskipun sebagian besar daerah telah bergabung, Pengprov Kabaddi Sumbar masih memiliki pekerjaan rumah untuk membentuk kepengurusan di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Solok. "Kami terus menjalin komunikasi intensif agar daerah yang belum terbentuk kepengurusannya segera menyusul. Target kami adalah partisipasi yang maksimal di Porprov nanti," tegas Liswendi.
Selain fokus pada pemetaan atlet, rapat tersebut juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama kesiapan pelatih dan wasit. Hal ini bertujuan agar pertandingan dapat berjalan sesuai dengan standar regulasi nasional. Rencana teknis terkait sistem kompetisi dan nomor pertandingan, seperti super five (5 vs 5) dan three star (3 vs 3), juga menjadi perhatian utama.
Optimisme Pengprov Kabaddi Sumbar didasari oleh tren positif yang ditunjukkan cabang olahraga ini. Pada Babak Kualifikasi (BK) PON di Bali tahun 2023 lalu, tim Kabaddi Sumbar berhasil meraih satu medali emas (nomor super five) dan satu medali perunggu (nomor three star).
Meskipun cabang olahraga Kabaddi sempat batal dipertandingkan pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 karena kendala teknis, semangat para atlet tidak surut. Liswendi menegaskan bahwa prestasi di level kualifikasi nasional menjadi motivasi untuk melakukan regenerasi atlet melalui Porprov.
"Capaian di BK PON adalah bukti bahwa potensi Sumbar sangat besar. Porprov XVI 2026 nanti akan menjadi ajang evaluasi sekaligus regenerasi untuk melahirkan atlet-atlet kabaddi tangguh yang siap mengharumkan nama Sumatera Barat di masa depan," pungkas Liswendi.






