PADANG – Sebuah gudang penyimpanan rotan di kawasan Ulu Gadut, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, hangus dilalap si jago merah pada Minggu (19/4/2026) dini hari. Kebakaran yang melanda bangunan milik Immanul Yaqin (39) tersebut diduga dipicu oleh tumpukan bahan mudah terbakar di dalam gudang.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan warga pada pukul 02.43 WIB. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sepuluh menit kemudian langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
"Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.55 WIB setelah menempuh jarak kurang lebih 12 kilometer. Proses pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 03.24 WIB," ujar Rinaldi.
Menurut Rinaldi, api sempat mengancam empat bangunan di sekitar lokasi yang merupakan kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit. Beruntung, kesigapan petugas berhasil melokalisasi api sehingga kerugian lebih besar dapat dihindari.
"Api juga berpotensi merambat ke empat bangunan lain di sekitarnya, namun hal itu berhasil dicegah," tambahnya.
Peristiwa ini menghanguskan bangunan gudang berukuran 2 x 6 meter persegi yang berisi mesin, sekam kayu, dan rotan. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta. Di sisi lain, petugas berhasil menyelamatkan aset serta bangunan di sekitar lokasi yang nilainya mencapai Rp2 miliar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan dinas terkait masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Saksi mata di lokasi, Arista Wahyu Haryono (44), mengaku pertama kali melihat kepulan asap tebal keluar dari dalam gudang sebelum api membesar.



