PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan inklusif bagi penyandang disabilitas. Hal ini disampaikan Fadly saat menerima audiensi pengurus Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Padang di kediaman resminya, Selasa (21/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Pertuni Kota Padang, Sugiyanto, memaparkan peran aktif organisasinya yang kini menaungi 108 anggota. Pertuni telah menjalin sinergi dengan pemerintah kecamatan dalam pendataan disabilitas serta berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Mitra Umat Madani untuk program kesehatan.
"Kami terus berupaya hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung penyandang tunanetra agar mendapatkan akses yang lebih baik," ujar Sugiyanto.
Pertuni turut menyampaikan sejumlah aspirasi strategis kepada wali kota, di antaranya optimalisasi layanan Kartu Indonesia Sehat (KIS), penyediaan sekretariat organisasi, serta kemudahan akses pendidikan bagi anak tunanetra. Selain itu, mereka mendorong peningkatan fasilitas publik yang ramah disabilitas, edukasi pelayanan inklusif bagi aparatur kelurahan, hingga pelibatan penyandang disabilitas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Menanggapi usulan tersebut, Fadly Amran menyambut positif seluruh aspirasi yang disampaikan. Ia menekankan bahwa penyediaan fasilitas publik yang aksesibel bagi semua kalangan merupakan prioritas dalam program unggulan "Padang Melayani".
"Kita ingin memastikan bahwa fasilitas publik di Kota Padang dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Ini penting sebagai bagian dari Program Unggulan Padang Melayani," tegas Fadly.






