Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Barat pada Senin (20/4/2026). Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang hingga pukul 22.15 WIB.
Berdasarkan peta sebaran cuaca, wilayah pesisir, bagian selatan, hingga timur provinsi menjadi zona yang paling terdampak. Daerah seperti Padang, Solok, Dharmasraya, Pesisir Selatan, dan Solok Selatan masuk dalam kategori waspada dengan status oranye. Sementara itu, wilayah utara seperti Pasaman dan Lima Puluh Kota berada dalam zona hijau atau relatif aman, meski BMKG tetap meminta warga di sana untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dinamis.
Potensi cuaca buruk ini membawa risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan pohon tumbang. Masyarakat diminta untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama durasi peringatan dini berlangsung.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk menghindari daerah rawan bencana saat hujan lebat dan selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG," demikian imbauan resmi yang dirilis pihak BMKG.
Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca terkini, terutama pada malam hari saat intensitas hujan diprediksi meningkat. Kewaspadaan dini menjadi kunci utama untuk meminimalisir risiko dampak cuaca ekstrem di wilayah tersebut.






