Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menutup Pesantren Ramadan 1447 H di Masjid Raya Al-Munawwarah, Nanggalo, Minggu (15/3/2026), menandai komitmen pemerintah kota dalam pembinaan generasi muda. Penutupan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan pengukuhan Generasi Muda Masjid Raya Al Munawwarah (Gemara).
Fadly Amran menegaskan, pembangunan generasi muda tak hanya soal fisik, tetapi juga rohani. "Pemerintah Kota Padang hadirkan program Smart Surau untuk memperkuat nilai keagamaan," ujarnya.
Program Smart Surau, lanjut Fadly, memiliki gerakan Subuh Mubarakah yang mendorong siswa salat Subuh berjamaah. "Alhamdulillah, 30 ribu hingga 60 ribu siswa ikuti setiap hari, capai 60-90 persen target," ungkapnya.
Selain itu, Pemko Padang menggagas Remaja Masjid Reborn, mendorong kegiatan kreatif pemuda di masjid. "Kami siapkan Rp100 juta untuk kegiatan kreatif remaja masjid. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat pembelajaran dan pembinaan," kata Fadly Amran.
Ketua Bidang Dakwah Masjid Raya Al-Munawwarah, Amora Lubis, menyampaikan, santunan diberikan kepada 30 anak yatim di lingkungan masjid, masing-masing menerima Rp1 juta. "Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota atas bantuan sembako. Semoga membawa berkah," tuturnya. Pengukuhan Gemara periode 2026-2029 dipimpin langsung oleh Ketua Umum Masjid Raya Al-Munawwarah, Buya Masoed Abidin.


