Berikut penulisan ulang berita dengan gaya jurnalistik:
Agam – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya meringankan beban masyarakat Kabupaten Agam yang terdampak bencana. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengakui bahwa bantuan sebesar apapun tidak akan mampu menggantikan kehilangan yang dialami para korban.
"Dalam perjalanan tadi, saya melihat langsung kondisi masyarakat. Apa pun yang dibuat pemerintah, tidak akan pernah bisa mengganti apa yang dialami Bapak dan Ibu sekalian. Masih banyak pekerjaan rumah kita bersama," ujar Vasko saat Safari Ramadan di Masjid Raya Tananam, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Selasa (3/3/2026).
Pemerintah daerah telah menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak dan merencanakan pembangunan hunian tetap (huntap). Namun, Vasko menyadari bahwa bantuan fisik saja tidak cukup untuk menghapus trauma dan kehilangan yang dirasakan masyarakat.
"Kehilangan barang saja sudah berat, apalagi kehilangan rumah bahkan keluarga. Di sinilah kami benar-benar merasakan betapa berat cobaan ini," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda sekaligus ruang memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. "Masjid harus menjadi tempat lahirnya generasi yang kuat, peduli, dan saling mendukung. Dari masjid, kita bangun kembali semangat kebersamaan," katanya.
Wakil Bupati Agam, Muhamad Iqbal, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur dan rombongan. Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Palembayan termasuk wilayah yang terdampak cukup parah, dengan kerusakan infrastruktur serta adanya korban jiwa.
"Saat ini pengungsi sudah kita tempatkan di hunian sementara. Tahap berikutnya adalah penyelesaian hunian tetap, karena kita tidak ingin masyarakat terlalu lama tinggal di huntara," jelasnya.






