Pariaman – Arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 H menyebabkan lonjakan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Akibatnya, tiket penerbangan rute Padang-Jakarta dilaporkan habis terjual hingga 4 April 2026.
Kepadatan di BIM terlihat dari aktivitas penerbangan yang mencapai lebih dari 30 pergerakan setiap hari. Rute domestik ke Jakarta mendominasi, namun penerbangan internasional seperti Kuala Lumpur dan Singapura juga menyumbang peningkatan trafik.
Menurut data InJourney Airports, gelombang kedatangan telah dimulai sejak pagi hari. Penerbangan Super Air Jet dari Jakarta tiba pukul 07.00 WIB, disusul AirAsia dari Kuala Lumpur pukul 07.35 WIB, serta penerbangan dari Batam dan Yogyakarta. Untuk keberangkatan, Lion Air menjadi maskapai pertama yang terbang menuju Jakarta pada pukul 06.05 WIB.
"Pergerakan penerbangan hari ini sangat padat, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan, menunjukkan bahwa transportasi udara semakin diminati," ujar Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany.
Feni Lindriany mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke bandara dan memastikan kembali jadwal penerbangan mereka. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada akhir Maret hingga awal April 2026, dengan Jakarta sebagai tujuan utama. Untuk keberangkatan 5 April 2026, hanya tersisa dua jadwal penerbangan yang masih tersedia. Maskapai seperti Super Air Jet, Citilink Indonesia, Garuda Indonesia, dan AirAsia melayani penumpang secara bergantian sepanjang hari. Meningkatnya konektivitas internasional juga memperpadat aktivitas di BIM.





