Sumbar Gelar Salat Idulfitri di Kantor Gubernur, Masyarakat Diundang

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengajak masyarakat untuk bersama-sama merayakan Idulfitri 1447 Hijriah dengan melaksanakan salat Id di halaman Kantor Gubernur pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Sumbar, Ahmad Zakri, menyatakan bahwa pelaksanaan salat Id ini terbuka untuk umum dan menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merayakan Idulfitri dengan penuh kekhusyukan serta mempererat silaturahmi," ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Penetapan waktu pelaksanaan salat Id ini, lanjut Zakri, sepenuhnya mengacu pada keputusan resmi pemerintah pusat melalui sidang isbat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyikapi perbedaan waktu pelaksanaan salat Id dengan bijak. "Kita berharap perbedaan yang ada tidak menjadi persoalan, namun justru memperkuat sikap saling menghormati dan menjaga persatuan di tengah masyarakat," tambahnya.

Panitia PHBI Provinsi Sumbar telah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis untuk memastikan pelaksanaan salat Id berjalan lancar, tertib, dan nyaman bagi jamaah. Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, direncanakan akan bertindak sebagai khatib, sementara imam salat akan dipimpin oleh Imam Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumbar, Edi Salman.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, menjelaskan bahwa pemerintah juga menyiapkan alternatif lokasi pelaksanaan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. "Jika terjadi hujan, maka pelaksanaan salat Idulfitri akan dialihkan ke Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat," jelasnya.

Edi Dharma mengimbau masyarakat yang akan mengikuti salat Id di halaman Kantor Gubernur untuk datang lebih awal serta menjaga ketertiban selama pelaksanaan ibadah. Melalui pelaksanaan salat Idulfitri bersama ini, diharapkan semangat kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, serta nilai-nilai keimanan semakin menguat di tengah masyarakat Sumbar.