Harga BBM Pertamina Turun Februari: Pertamax Jadi Rp11.800, Ini Rinciannya!

Jakarta – Kabar baik bagi konsumen, PT Pertamina (Persero) mengumumkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Februari. Pertamax (RON 92) kini dibanderol Rp11.800 per liter, lebih murah dari harga sebelumnya.

Penyesuaian harga ini, menurut keterangan resmi Pertamina, merupakan implementasi dari Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM.

Selain Pertamax, beberapa jenis BBM lain juga mengalami penurunan harga di wilayah Jabodetabek. Pertamax Green (RON 95) turun menjadi Rp12.450 per liter, dan Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp12.700 per liter.

"Penurunan harga ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat," ujar seorang petugas SPBU Pertamina di Jakarta, Sabtu (1/2).

Untuk jenis BBM diesel, Dexlite (CN 51) kini dijual Rp13.250 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp13.500 per liter.

Sementara itu, BBM penugasan dan subsidi seperti Pertalite (Rp10.000 per liter) dan Biosolar (Rp6.800 per liter) tidak mengalami perubahan harga.

Berikut rincian lengkap harga BBM Pertamina terbaru di wilayah Jabodetabek:

  • Pertamax (RON 92): Rp11.800 per liter
  • Pertamax Green (RON 95): Rp12.450 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp12.700 per liter
  • Dexlite (CN 51): Rp13.250 per liter
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp13.500 per liter
  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Biosolar: Rp6.800 per liter