Padang – Semen Padang FC menunjukkan semangat pantang menyerah dengan menahan imbang Malut United 2-2 dalam laga dramatis pekan ke-22 Super League 2025/2026, Jumat (20/2/2026) di Stadion H. Agus Salim. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, Kabau Sirah berhasil bangkit dan memaksakan hasil seri di menit-menit akhir pertandingan.
"Kami tidak menyerah meski tertinggal. Semangat juang anak-anak patut diacungi jempol," ujar Eduardo Barizon, pelatih Semen Padang FC, usai pertandingan.
Malut United unggul terlebih dahulu melalui gol Tyronne Del Pino di menit ke-22 dan Nilson Junior di menit ke-39. Tertinggal 0-2, Semen Padang FC meningkatkan intensitas serangan di babak kedua.
Usaha keras tuan rumah membuahkan hasil di menit ke-88. Kianz Froese memperkecil kedudukan setelah memanfaatkan bola liar di depan gawang Malut United, hasil dari kemelut tendangan pojok Maicon.
Gol Froese membangkitkan semangat juang pemain Semen Padang FC. Maicon akhirnya menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang di masa tambahan waktu, memanfaatkan umpan matang dari Irsyad Maulana. Sempat terjadi perdebatan terkait potensi offside, namun wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut.
"Kami kecewa dengan hasil ini, tapi kami akui Semen Padang bermain sangat baik di babak kedua," kata Imran Nahumarury, pelatih Malut United.
Dengan hasil imbang ini, Semen Padang FC dan Malut United harus puas berbagi satu poin. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa semangat pantang menyerah dan dukungan suporter dapat mengubah jalannya pertandingan.






