PADANG – Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, menuntut perubahan paradigma dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan pengabdian dosen agar tidak lagi sekadar menjadi kegiatan seremonial. Ia menegaskan, setiap program akademik harus mampu menghasilkan luaran konkret yang memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.
"Tidak boleh berhenti sekadar wacana. Kita mengarah ke community base university, teaching base university, dan research base community," ujar Martin dalam Workshop Penyusunan Skema Panduan Kurikulum KKN dan Pengabdian Dosen di The ZHM Premiere Hotel Padang, 16–18 April 2026.
Menurut Martin, kampus harus merancang kurikulum yang adaptif dan responsif. Program yang dijalankan wajib memiliki standar terukur, dapat diuji, serta diakui dalam dunia ilmu pengetahuan agar kontribusinya terhadap pembangunan sosial benar-benar dirasakan.
Workshop ini difokuskan untuk menyelaraskan skema KKN dan pengabdian dosen dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Integrasi antara kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian menjadi kunci utama dalam menciptakan sinergi yang berkelanjutan.
Kepala Pusat Penelitian UIN Imam Bonjol, Aulia Rahmat, menambahkan bahwa penguatan riset menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas akademik. Ia menekankan pentingnya hilirisasi hasil penelitian agar bermanfaat bagi para pengambil kebijakan. "Kata kuncinya, setiap karya akademik hasil riset mesti memiliki policy brief untuk stakeholder," tegas Aulia.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Muhammad Taufik, menyatakan bahwa inovasi skema KKN ke depan harus berbasis pada kebutuhan riil di lapangan. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran kampus sebagai agen perubahan yang solutif.
Ketua LP2M UIN Imam Bonjol Padang, Wakidul Kohar, berharap forum ini mampu melahirkan model kurikulum yang kolaboratif. Langkah ini dinilai krusial untuk menyelaraskan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dengan tuntutan transformasi pendidikan tinggi di era saat ini.






