Polda Sumbar Siagakan Ribuan Personel Amankan Mudik Lebaran di Tengah Ancaman Bencana

Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan strategi matang untuk pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Fokus utama adalah mengantisipasi dampak bencana terhadap kelancaran arus mudik.

Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Kapolda Sumbar, menyatakan pengamanan tahun ini menghadapi tantangan berat. "Infrastruktur belum sepenuhnya pulih pascabencana. Ini akan berdampak pada arus mudik," ujarnya saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Padang, Jumat (6/3/2026).

Polda Sumbar akan menggelar Operasi Ketupat Singgalang 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 4.136 personel gabungan disiagakan, terdiri dari 2.285 anggota Polri, 1.851 personel TNI, dan instansi terkait.

Kapolda menyoroti peningkatan angka kecelakaan lalu lintas, meski angka kriminalitas menurun 37%. "Saya instruksikan mitigasi blackspot sejak dini. Evaluasi sistem one way harian penting untuk mencegah penumpukan," tegasnya.

Polda Sumbar memetakan 58 lokasi rawan longsor, 2 lokasi rawan banjir, dan 50 lokasi rawan macet. Sebanyak 81 posko didirikan, meliputi 37 Pos Pengamanan, 41 Pos Pelayanan, dan 3 Pos Terpadu. Pengamanan mencakup 4.040 titik, termasuk tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata.

Kombes Pol Susmelawati Rosya, Kabid Humas Polda Sumbar, menekankan pendekatan preemtif. "Pemudik harus waspada di jalur yang masih diperbaiki, seperti jalur Malalak. Pantau informasi jalur alternatif dan patuhi arahan petugas," imbaunya.