Padang – Pemerintah Kota Padang resmi menetapkan Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Kota Padang ke-357. Ajang lari berskala internasional ini diproyeksikan menjadi instrumen strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata, kuliner, hingga ekonomi kreatif daerah.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan dukungan penuh pemerintah saat mematangkan persiapan bersama panitia pelaksana di kediaman resminya, Senin (11/5/2026). Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi Ikatan Alumni SMA Negeri 3 (Ikasmantri) Padang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sarana memperkuat citra Padang sebagai destinasi sport tourism dan pusat gastronomi dunia.
"Pemko Padang siap mendukung penuh kegiatan ini. BOM Run 2026 menjadi peluang besar untuk mempromosikan pariwisata sekaligus kekayaan kuliner Kota Padang," ujar Fadly.
Ia berharap perhelatan ini mampu menjadi pesta rakyat yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi sektor perhotelan dan pelaku UMKM lokal.
Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, mengungkapkan bahwa ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 7-9 Agustus 2026 ini menargetkan 6.000 peserta dari tingkat regional hingga mancanegara. Konsep acara dirancang selaras dengan program unggulan "Jelajah Padang" yang mengintegrasikan olahraga dengan eksplorasi sejarah dan budaya.
"Selain lomba lari kategori 5K, 10K, 21K, hingga kategori anak dan lansia, kami juga menggelar festival UMKM dan gastronomi khas Padang di Bagindo Aziz Chan Youth Center saat pengambilan race pack," jelas Revdi.
Para peserta nantinya akan melintasi berbagai ikon wisata unggulan, mulai dari kawasan Kota Tua, Pantai Padang, Muaro, hingga Bukit Gado-Gado. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik Padang sebagai destinasi wisata yang memadukan gaya hidup sehat dengan kekayaan tradisi lokal.




