Padang – PT Pegadaian memperkuat dukungannya terhadap dunia pendidikan dengan meresmikan The Gade Creative Lounge (TGCL) Syariah di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Kamis (7/5/2026). Fasilitas modern yang terletak di Gedung Perpustakaan Kampus III Sungai Bangek ini menjadi titik ke-33 yang dihadirkan Pegadaian di seluruh Indonesia.
Peresmian tersebut dihadiri oleh Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian Eka Febriansyah, Kepala Divisi Unit Usaha Syariah PT Pegadaian Beni Martina Maulan, serta Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Hj. Martin Kustati.
Eka Febriansyah menjelaskan, TGCL Syariah dirancang sebagai ruang kreatif bagi mahasiswa dan dosen untuk memacu inovasi di bidang keilmuan, pendidikan, hingga kewirausahaan. "Fasilitas ini bukan sekadar tempat berkumpul, tapi kami harap menjadi wadah lahirnya generasi emas. Kampus dapat memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas mulai dari podcast, lomba inovasi, hingga pengembangan UMKM mahasiswa," ujar Eka.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan UIN Imam Bonjol Padang telah mencakup tujuh aspek strategis, termasuk riset dan program magang. Sinergi ini bahkan telah membuahkan hasil nyata, di mana empat dari sepuluh mahasiswa magang kini telah resmi bekerja di Pegadaian.
Kepala Divisi Unit Usaha Syariah PT Pegadaian, Beni Martina Maulan, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah esensial untuk memperkuat literasi ekonomi syariah di kalangan generasi muda. Selain di perguruan tinggi, konsep serupa juga telah diterapkan di delapan pondok pesantren di Indonesia. "Kami yakin tempat ini akan terus memberikan manfaat bagi pengembangan kreativitas mahasiswa sekaligus penguatan ekonomi syariah," tegas Beni.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, menyambut hangat kehadiran fasilitas yang didanai melalui Dana Kebajikan Umat tersebut. Menurutnya, lokasi TGCL yang berada di jantung akademik universitas sangat strategis untuk menunjang produktivitas civitas akademika.
"Kehadiran TGCL sangat strategis karena berada di perpustakaan yang merupakan jantung akademik universitas. Kami berharap dari sini lahir riset bereputasi nasional dan inovasi pembelajaran," tutur Martin.
Selain fasilitas fisik, Martin juga mengapresiasi dukungan pendanaan riset bagi para dosen. Pada tahun 2025, tiga dosen UIN Imam Bonjol berhasil mendapatkan pendanaan riset dari Pegadaian yang telah menghasilkan produk kebijakan. Pihaknya berharap kuota pendanaan riset tersebut dapat ditingkatkan pada tahun 2026 seiring dengan tingginya antusiasme para akademisi.



