Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh menetapkan lima prioritas utama pembangunan daerah yang akan menjadi fokus utama pada tahun 2027. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan penegasan ini dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 dan Rembuk Stunting Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Kota Payakumbuh.
Elzadaswarman menjelaskan bahwa kelima prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis inovasi, tata kelola pemerintahan yang bersih, penguatan sosial budaya berbasis kearifan lokal, serta pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan.
"Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Payakumbuh 2025-2029 yang difokuskan pada lima prioritas pembangunan daerah," ujarnya.
Lebih lanjut, Elzadaswarman menyampaikan bahwa capaian indikator makro Kota Payakumbuh menunjukkan kinerja yang baik. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,55 persen, lebih tinggi dari Provinsi Sumatera Barat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga melampaui rata-rata provinsi dan nasional.
Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, menilai tema RKPD 2027 sudah relevan, namun perlu disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Ia menekankan pentingnya efisiensi belanja serta penguatan belanja publik agar pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kami berharap RKPD 2027 menjadi dokumen yang realistis, terukur, dan selaras dengan kebijakan provinsi maupun nasional," kata Wirman Putra.
Pemerintah Kota Payakumbuh juga berkomitmen mendukung program strategis nasional, seperti penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, dan percepatan penurunan stunting.
Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, DPRD Kota Payakumbuh, Forkopimda, serta tokoh masyarakat.




