Padang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat resmi memperbarui nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Andalas (UNAND) untuk mengakselerasi literasi dan inklusi keuangan di daerah. Penandatanganan kerja sama strategis ini dilakukan oleh Kepala OJK Sumbar, Roni Nazra, bersama Rektor UNAND, Efa Yonnedi, di Kantor OJK Sumbar, Rabu (15/4/2026).
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret kedua lembaga dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Fokus utama kerja sama mencakup edukasi keuangan yang masif, pengembangan sektor jasa keuangan, hingga perlindungan konsumen.
"Melalui kerja sama ini, kami ingin meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara lebih masif dan terstruktur," ujar Roni Nazra.
Ia menambahkan, sinergi ini diharapkan mampu menjangkau lapisan masyarakat lebih luas sekaligus mencetak generasi muda yang memiliki kecakapan finansial mumpuni.
Di sisi lain, Rektor UNAND Efa Yonnedi menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung penguatan sektor keuangan melalui jalur akademik. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam riset dan pengembangan sumber daya manusia yang berdampak nyata bagi ekonomi daerah.
"Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengembangan pengetahuan dan sumber daya manusia yang mendukung sektor keuangan yang sehat dan berkelanjutan," tegas Efa.
Ruang lingkup kesepakatan yang berlaku selama lima tahun ke depan ini meliputi berbagai program strategis, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga penyediaan program magang bagi mahasiswa. Selain itu, kedua pihak sepakat untuk melakukan pertukaran data, informasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia guna mendukung stabilitas ekonomi dan keuangan di Sumatera Barat.






