SOLOK – Polres Solok Kota melakukan rotasi jabatan di jajaran internalnya, termasuk posisi Kasat Lantas yang kini dijabat oleh Iptu Apshari Wahyu Siregar menggantikan Iptu Akbar Kharisma Tanjung. Mutasi ini tertuang dalam surat telegram tertanggal 15 April 2026.
Pergantian jabatan tersebut menjadi sorotan publik lantaran terjadi di tengah ramainya pemberitaan mengenai rombongan Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang yang berfoto di tikungan ekstrem Panorama I, Sitinjau Lauik, Kota Padang. Rombongan tersebut diketahui mendapatkan pengawalan dari personel Satlantas Polres Solok Kota.
Kasi Humas Polres Solok Kota, AKP Edy Yuhendra, menegaskan bahwa mutasi tersebut merupakan prosedur rutin dan tidak berkaitan dengan insiden viralnya rombongan komisaris tersebut.
"Mutasi biasa, hal yang wajar. Tidak ada kaitannya dengan yang viral," ujar Edy, Kamis (16/4/2026).
Sebelumnya, aksi foto-foto rombongan komisaris yang melibatkan politisi Arteria Dahlan itu memicu kritik tajam di media sosial. Buntut dari kejadian tersebut, dua anggota Polantas berinisial Briptu SAN dan Bripda SA kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam.
Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden tersebut. Ia mengakui adanya miskomunikasi antara pihak PT Pusri dengan personel di lapangan saat proses pengawalan berlangsung.
"Pengawalan yang dilakukan oleh Polres Solok Kota, kami mengucapkan maaf. Sekali lagi, kami mohon maaf atas nama Polres Solok Kota, atas mungkin viral, mungkin gambaran tidak elok dilihat di media sosial," kata Mas’ud saat konferensi pers, Selasa (14/4/2026).
Pihak kepolisian menyatakan akan menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi internal agar pelayanan pengawalan di masa mendatang dapat berjalan lebih baik dan sesuai prosedur.






