Menteri Ekraf Dorong Pariaman Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Pariaman – Menteri Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menggelar Temu Pegiat Ekonomi Kreatif di Kota Pariaman, Sabtu (9/8). Acara ini menjadi ajang dialog untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku ekonomi kreatif lokal, dengan tujuan memajukan sektor ini sebagai pendorong utama perekonomian daerah.

“Kami hadir di Kota Pariaman untuk mendorong agar ekonomi kreatif menjadi mesin pertumbuhan ekonomi melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku ekraf,” ujar Teuku Riefky.

Ia menyampaikan, kunjungannya merupakan penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan ekonomi kreatif dari daerah-daerah, termasuk Kota Pariaman.

Teuku Riefky menjelaskan, Kementerian Ekraf membawahi 17 subsektor, dengan tujuh subsektor prioritas yaitu kuliner, fesyen, kriya, musik, film, animasi dan video, aplikasi, serta pengembangan permainan (game development).

“Banyak pelaku ekraf di Kota Pariaman yang diisi generasi muda. Ini harus dimaksimalkan dengan dukungan pemerintah daerah. Saya melihat Pak Wali Kota Pariaman punya komitmen kuat untuk menggeliatkan pelaku ekraf sehingga bisa bersaing secara nasional bahkan internasional,” katanya.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan meskipun kotanya tergolong kecil, ia yakin Pariaman mampu bersaing dengan daerah lain. “Kami memiliki subsektor unggulan di bidang fesyen, kriya, kuliner, dan seni pertunjukan. Kunjungan Pak Menteri menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus berkembang,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri Anggota DPR RI Mulyadi, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekraf Cecep Rukendi, pejabat Kementerian Ekraf, Staf Ahli dan Staf Khusus Utusan Presiden, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim, Forkopimda, Ketua TP PKK Ny. Yosneli Balad, Ketua GOW Kota Pariaman Ny. Dima Mulyadi, sejumlah kepala OPD, serta para pelaku ekraf Kota Pariaman. (agus)

Komentar