Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, resmi melantik Raju Minropa sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang di Balai Kota, Aie Pacah, Senin (4/5/2026). Pelantikan ini menjadi puncak perjalanan panjang Raju yang meniti karier birokrasi dari level bawah hingga menduduki posisi puncak aparatur sipil negara di ibu kota Sumatra Barat tersebut.
Raju Minropa bukanlah sosok baru dalam dinamika pemerintahan daerah. Pria kelahiran 1977 ini mengawali pengabdiannya sebagai ajudan Wali Kota Padang pada era kepemimpinan Fauzi Bahar tahun 2005. Pengalaman di pusat kekuasaan tersebut menjadi fondasi kuat baginya dalam memahami seluk-beluk birokrasi dan membangun jejaring kerja.
Sebelum dipercaya menjadi Sekda definitif, Raju sempat mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Sekda sejak 21 Januari 2026. Selama masa transisi tersebut, ia dinilai berhasil menjaga stabilitas birokrasi dan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif di tengah berbagai tantangan.
Rekam jejak Raju di lingkungan Pemerintah Kota Padang tergolong mumpuni. Ia pernah memimpin Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), di mana ia dinilai sukses mendorong tata kelola keuangan yang lebih akuntabel. Selain itu, Raju juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan, yang memperkaya pemahamannya terkait persoalan teknis perkotaan, mulai dari transportasi publik hingga infrastruktur.
Kini, sebagai Sekda, Raju memikul tanggung jawab besar untuk mengakselerasi berbagai program strategis daerah. Salah satu fokus utama yang menantinya adalah percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota.
Selain itu, Raju dituntut untuk memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Perjalanan karier Raju dari seorang ajudan hingga menjadi Sekda mencerminkan proses panjang yang ditempuh secara bertahap. Pengalaman di berbagai level jabatan tersebut kini menjadi modal utama baginya dalam memimpin birokrasi Kota Padang ke depan.



