Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Bank Nagari meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kejahatan siber. Lonjakan transaksi digital selama libur panjang menjadi celah bagi pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi penipuan.
Bank Nagari mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang sering muncul selama periode Nataru. Modus tersebut meliputi penawaran promo palsu, aksi social engineering yang mengatasnamakan petugas bank, phishing melalui pesan singkat atau media sosial, hingga donasi bencana palsu.
"Kewaspadaan nasabah tetap menjadi kunci utama dalam mencegah kejahatan siber, terutama di momen libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru," ujar Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, Kamis (25/12/2025).
Pelaku kejahatan siber umumnya berupaya memperoleh data sensitif nasabah seperti kode OTP, PIN, atau kata sandi untuk menguras rekening korban.
Untuk meminimalkan risiko, Bank Nagari mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan mengklik tautan dari sumber yang tidak jelas, tidak membagikan informasi pribadi kepada siapa pun, dan memastikan aktivitas perbankan dilakukan melalui kanal resmi Bank Nagari.
Nasabah juga diminta segera melakukan verifikasi dan melapor ke kantor Bank Nagari terdekat atau menghubungi Nagari Call di nomor 150234 jika menemukan indikasi penipuan.
Bank Nagari terus memperkuat sistem keamanan dan melakukan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari berbagai risiko penipuan digital dan dapat menikmati masa liburan dengan aman dan nyaman.



