Kemenag Siapkan Haji Ramah Perempuan, Petugas Wanita Terus Ditambah – Kabarsumbar.com

  • Petugas Haji Wanita Bertambah, Alissa Wahid Sambut Baik Haji 2026
  • Jakarta – Ibadah haji 2026 diprediksi akan didominasi jemaah perempuan. Menyikapi hal ini, Anggota Amirul Hajj Perempuan, Alissa Wahid, menyoroti pentingnya fasilitas dan petugas haji yang ramah perempuan. Kabar baiknya, persentase petugas haji perempuan pada 2026 mencapai 33,2 persen, melampaui target 30 persen.

    "Kita sangat senang jumlah petugas haji perempuan terus ditambah, karena kebutuhannya memang real, terutama pembimbing ibadah perempuan," ujar Alissa Wahid saat mengisi kelas Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

    Alissa menambahkan, pemerintah juga perlu mempertimbangkan fasilitas yang dibutuhkan perempuan, seperti ketersediaan kamar mandi yang memadai. Ia mencontohkan pengalamannya saat menjadi petugas haji, di mana ia dan beberapa petugas membuat kebijakan terkait penggunaan setengah kamar mandi laki-laki untuk jemaah perempuan.

    Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) pun menjanjikan penyelenggaraan Haji 2026 yang ramah perempuan. Direktur Bina Petugas Haji Reguler Kemenhaj, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menegaskan pentingnya petugas haji memahami kebutuhan jemaah perempuan.

    "Di sana itu ramai, orang kita badannya kecil, paling tidak, misalnya saat beribadah, kita (petugas haji) membuat lingkaran untuk melindungi jemaah perempuan," kata Chandra.

    Chandra menambahkan, jemaah perempuan Indonesia seringkali merasa takut untuk bertanya dalam situasi baru, bahkan sekadar menanyakan lokasi kamar mandi. Di sinilah peran petugas haji menjadi sangat penting.

    Selain itu, Alissa juga menyoroti dua tantangan utama yang dihadapi jemaah perempuan, yaitu terkait dengan pengalaman hidup perempuan, termasuk siklus reproduksi, serta kebutuhan perlengkapan ibadah haji yang berbeda dengan laki-laki.