Kapolres Dharmasraya Sambut Kedatangan Perdana Bus Gratis Pulang Basamo 2026

  • Haru Warnai "Pulang Basamo 2026": Perantau Minang Disambut Tari Piring
  • Polisi Dharmasraya Sambut Hangat Perantau Minang di "Pulang Basamo 2026"
  • Mudik Gratis "Pulang Basamo 2026" Dimulai, Dharmasraya Beri Sambutan Meriah
  • Penulisan Ulang Berita:

    Dharmasraya – Gelombang mudik "Pulang Basamo 2026" ke ranah Minang resmi dimulai. Polres Dharmasraya menyambut kedatangan rombongan pertama perantau Minang dengan suasana haru dan bangga di Rumah Makan Umega Gunung Medan, Senin (9/3/2026). Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, menyatakan rasa bangganya dapat menyambut para perantau di Dharmasraya.

    Kedatangan perantau yang menggunakan bus gratis dari Jakarta Timur menuju Bukittinggi ini disambut dengan Tari Piring Selamat Datang. Para penari Dharmasraya memukau ratusan pasang mata dengan atraksi menginjak pecahan kaca, sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.

    "Kami merasa sangat dihargai, terima kasih banyak atas sambutan yang luar biasa ini," ujar Uni Lis, perwakilan perantau, dengan isak tangis bahagia. Ia mengaku terharu dengan sambutan meriah dari kepolisian dan masyarakat Dharmasraya.

    Sebanyak delapan bus gratis tiba sekitar pukul 12.45 WIB. Kapolres Dharmasraya beserta jajaran menyapa langsung para perantau, memberikan rasa aman dan nyaman setelah perjalanan panjang. Polwan Polres Dharmasraya sigap memandu ibu-ibu dan lansia menuju fasilitas istirahat, serta mengarahkan rombongan untuk salat Zuhur dan memanfaatkan fasilitas rumah makan.

    AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, mewakili Kapolda Sumbar, menyampaikan selamat datang dan menekankan bahwa Polri hadir untuk menjamin kelancaran perjalanan para pemudik hingga Bukittinggi. Polres Dharmasraya juga membagikan nasi kotak sebagai bekal berbuka puasa bagi para penumpang bus.

    Program mudik gratis yang diinisiasi oleh anggota DPR RI Dapil 1 Sumbar, Andre Rosiade, ini diharapkan dapat meringankan beban perantau Minang yang rindu kampung halaman. Keberhasilan penyambutan ini membuktikan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat mampu menciptakan suasana mudik yang berkesan dan kondusif.