PADANG – Puluhan ribu warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman, Kota Padang, Minggu (17/5/2026), dalam perhelatan Gebyar Gebu Minang. Kegiatan yang diisi dengan jalan santai dan senam bersama ini menjadi momentum strategis untuk membangkitkan kembali partisipasi masyarakat terhadap organisasi Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang).
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, yang membuka langsung acara tersebut, mengapresiasi tingginya antusiasme publik. Ia memperkirakan total peserta mencapai lebih dari 30 ribu orang, termasuk masyarakat umum yang rutin berolahraga di kawasan tersebut.
"Peserta dari Gebu Minang saja diperkirakan sekitar 10 ribu orang. Jika ditambah masyarakat umum yang hadir di CFD, kemungkinan jumlahnya mencapai lebih dari 30 ribu orang," ujar Mahyeldi.
Ketua Gebu Minang Kota Padang, Dr. Endrizal, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memulihkan semangat organisasi. Selain olahraga, panitia menyisipkan edukasi penting bagi masyarakat, mulai dari akses pembiayaan usaha, transaksi digital QRIS, hingga sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Dalam kesempatan tersebut, Gebu Minang juga menyalurkan bantuan 20 unit gerobak kepada pelaku UMKM yang terdampak bencana hidrometeorologi. Endrizal menyebut bantuan ini merupakan wujud kepedulian para perantau Minang untuk mempercepat pemulihan ekonomi lokal.
"Kami berharap UMKM yang berada di bawah binaan Gebu Minang bisa terus berkembang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Endrizal.
Mahyeldi menambahkan, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik melalui pola hidup aktif, tetapi juga memberikan stimulus ekonomi bagi pelaku usaha kecil di Kota Padang. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pun berkomitmen terus mendukung inisiatif yang memperkuat ekonomi dan budaya masyarakat.

