Payakumbuh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh melakukan inspeksi mendadak terhadap seluruh peralatan kebencanaan dan logistik di gudang penyimpanan kawasan Padang Kaduduak, Jumat (10/4/2026). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas arahan Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, untuk memastikan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi potensi bencana yang tidak terduga.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Payakumbuh, Devitra, menegaskan bahwa seluruh aset vital harus dalam kondisi prima. "Kita memastikan personel maupun peralatan pada BPBD Kota Payakumbuh harus dalam keadaan ready sehingga siap diturunkan ketika sewaktu-waktu terjadi bencana," ujar Devitra di sela-sela pemeriksaan.
Dalam pengecekan tersebut, tim memeriksa kondisi teknis berbagai alat pendukung, mulai dari gergaji mesin (chainsaw), perahu karet, hingga tenda pengungsian. Devitra menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan terhadap peralatan yang mengalami kerusakan ringan. Sementara untuk aset yang sudah rusak berat atau logistik yang telah kedaluwarsa, ia memerintahkan agar segera diusulkan untuk penghapusan sesuai regulasi yang berlaku.
"Barang-barang serta peralatan yang sudah tidak berfungsi atau rusak berat dan logistik yang sudah kedaluwarsa segera diusulkan penghapusannya sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.
Selain aspek teknis, Devitra juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel BPBD atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan keselamatan kerja, mengingat tugas kemanusiaan ini menuntut kesiapan kapan saja, baik siang maupun malam.
Sebagai upaya menjaga performa tim di lapangan, BPBD Kota Payakumbuh kini tengah merancang agenda pelatihan rutin. Program ini difokuskan untuk menjaga kebugaran fisik dan kesiapsiagaan personel agar penanganan bencana di masa mendatang dapat dilakukan secara maksimal dan efektif.



