BNPB Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir dan Longsor Tanah Datar

Tanah Datar – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik serta dana siap pakai senilai Rp223,4 juta untuk mempercepat penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar, Jumat (15/5/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Fungsional BNPB, Yustam, kepada Bupati Tanah Datar, Eka Putra, di Gedung Indojolito, Batusangkar.

Bantuan yang diberikan mencakup 200 paket sembako, 150 paket makanan siap saji, 50 paket hygiene kit, serta perlengkapan tidur berupa matras, terpal, dan selimut. Yustam menyatakan, dukungan ini merupakan respons cepat atas laporan pemerintah daerah terkait kondisi darurat di sejumlah wilayah terdampak.

"Hari ini BNPB menyerahkan bantuan logistik darurat serta dana siap pakai sebesar Rp223.450.000 untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat terdampak pasca bencana," ujar Yustam.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam memulihkan infrastruktur yang rusak. Usai penyerahan bantuan, tim BNPB bersama Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, langsung meninjau lokasi terdampak untuk memetakan kebutuhan penanganan lebih lanjut.

Bupati Eka Putra menjelaskan, bencana yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak 12 Mei lalu telah melumpuhkan akses di sejumlah kecamatan, seperti Padang Ganting, Tanjung Emas, hingga Salimpaung. Dampak kerusakan tercatat cukup signifikan, meliputi 14 rumah rusak berat, 60 rumah rusak sedang, serta 10 jembatan yang hanyut atau rusak.

"Alhamdulillah, berkat gerak cepat seluruh unsur terkait, saat ini akses masyarakat yang sebelumnya terisolasi sudah dapat dilalui melalui jembatan darurat yang dibuat masyarakat secara bergotong royong," ungkap Eka.

Saat ini, pemerintah daerah bersama tim Zipur tengah menyiapkan pembangunan jembatan darurat permanen guna memulihkan distribusi logistik dan aktivitas warga. Meski situasi mulai terkendali, Eka tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Tanah Datar dalam beberapa hari ke depan.