Bato.to Tutup, Ini Aplikasi Baca Komik Legal Gratis Pengganti Terbaik!


Penulisan Ulang Berita:

Jakarta – Penggemar komik berduka setelah situs baca komik ilegal populer, Bato.to, resmi ditutup pada Januari 2026. Penutupan ini membuat para pembaca komik kebingungan mencari alternatif tempat membaca komik favorit mereka.

Namun, di tengah maraknya situs ilegal, sebenarnya banyak platform baca komik legal yang layak dikunjungi dan dapat diakses secara gratis. Berikut rekomendasi aplikasi baca komik legal terbaik sebagai pengganti Bato.to:

  1. LINE Webtoon: Platform asal Korea Selatan ini menawarkan ribuan komik original dan adaptasi yang diterjemahkan secara profesional ke berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Sejak diluncurkan dalam Bahasa Indonesia pada 2015, LINE Webtoon menjadi favorit pecinta komik di Indonesia, terutama karena koleksi komik lokal berkualitas tinggi.

  2. Manga Plus by SHUEISHA: Aplikasi yang dikelola langsung oleh Shueisha di Jepang ini menyediakan judul-judul manga populer seperti One Piece, Chainsaw Man, Jujutsu Kaisen, Boruto: Two Blue Vortex, dan Dragon Ball. Manga Plus menawarkan konten gratis dengan perilisan serentak dengan waktu Jepang (simulpub) dan banyak judul tersedia dalam Bahasa Indonesia.

  3. K-Manga by Kodansha: Bagi penggemar manga Attack on Titan, Blue Lock, atau Tokyo Revengers, K-Manga adalah pilihan tepat. Platform resmi dari Kodansha ini cocok untuk penggemar genre shonen dan seinen. Meskipun gratis, pengguna menggunakan sistem poin harian untuk membuka bab tertentu.

  4. Kakao Webtoon: Penggemar Manhwa (komik Korea), terutama genre historical fantasy, dapat mengunjungi Kakao Webtoon. Visual yang menarik menjadi daya tarik utama, dengan berbagai judul Manhwa hits seperti Solo Leveling tersedia di platform ini. Pembaca dapat menikmati komik secara gratis menggunakan sistem "Tiket Gratis" (Wait Until Free), di mana bab baru terbuka otomatis setelah periode waktu tertentu.

"Kami memahami kekecewaan para pembaca setia Bato.to," ujar seorang pengamat komik, Rina Andini, "Namun, ada banyak alternatif legal yang menawarkan pengalaman membaca yang aman dan berkualitas."