Api Mengamuk, Renggut Nyawa Lansia Stroke, Investigasi Kebakaran Salido Dimulai

Salido – Kebakaran tragis merenggut nyawa IT, wanita lansia berusia 65 tahun, di Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, Senin pagi. Korban, yang menderita stroke, diduga tidak dapat menyelamatkan diri saat rumahnya dilalap api.

Kobaran api yang cepat membesar menghanguskan seluruh bangunan, meninggalkan puing dan duka mendalam. Kondisi kesehatan korban yang terbatas akibat stroke menjadi penghambat utama penyelamatan diri. Mulyandri, Plt Kepala Pelaksana BPBD Pessel, mengonfirmasi kejadian ini.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Mulyandri tegas, "Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban bernama IT, berusia 65 tahun, dan diketahui merupakan penderita stroke." Informasi sementara menunjukkan api membesar cepat dan melahap seluruh rumah.

Mulyandri jelas, "Dalam kondisi tersebut, korban diduga tidak mampu menyelamatkan diri hingga meninggal akibat kebakaran." Warga sekitar berupaya menolong dengan peralatan seadanya, namun api terlalu besar. Jenazah IT ditemukan setelah api berhasil dipadamkan.

Pihak berwajib melakukan penyelidikan intensif penyebab kebakaran. Mulyandri pungkas, "Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang."

Tragedi ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan kebakaran, terutama bagi keluarga dengan anggota berkebutuhan khusus. Pencegahan dan kesiapsiagaan menjadi kunci meminimalisir risiko. Pemerintah daerah diharapkan memberi bantuan kepada keluarga korban.

Peningkatan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat luas menjadi penting. Kejadian ini menjadi momentum meningkatkan kesadaran memiliki alat pemadam api ringan (APAR) di setiap rumah.